Monday, January 10, 2011

KAU TAK AKAN TAU

Sampai bila-bila pun
kau tak akan tau
aku setia menunggu mu
menjadi pemerhati
disebalik cermin jendela sepi

Aku tau kau sedang kesunyian
Pada bayang mu di cermin itu
Kau sangka itulah teman untuk pacaran
Dan kau pun dengan girang
Bersiul nada merdu
Mematuk cermin jendelaku
Mengetuk kamar hatiku

Sampai bila-bila pun
Kau tak akan tau
Siulan mu menghiburkanku
Aku menjadi seorang perindu
Setiap pagi  menunggu kamu
Setiap pagi  ingin menatap mata mu
Terpesona pada bunyi siulan merdu
Tertarik pada mata  cantik dan menarik
                                         

Aku tau kau pun makhluk Tuhan
Mendamba teman buat pasangan
Namun sampai bilakah gerangan
Kau akan terus begitu
Terpedaya pada bayang-bayangan
Berbicara mengharap balasan
Bersiul memikat pasangan impian
Namun kau tak akan tau
Aku disebalik cermin jendela
Sedang menunggu
Sedang merindu
Suara siulan nada merdu 
Sambil menatap tak jemu-jemu
SUBHANALLAH !
Sesungguhnya sepasang mata itu
Amat cantik dan menarik



Aku sangat ingin tau spesis apakah burung itu
Aku tak akan mengganggu mu di situ namun izinkanku menatap matamu
Akan ku biarkan kau terus terpegun melihat wajahmu di cermin itu
Silakan datang selalu, aku sangat sayang kamu dan bimbang akan KEHILANGANMU













2 comments:

Amalina Sulaiman said...

Hehehe! Ummi pandai bersajak...u made diz poem by urself eh ummi? tapi burung kat umah tu mmg cantek! hihi

Madre Amor said...

hahaharussslaaahhh!hehe

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...